Anget-anget Wedang Ronde Pasar Pahing Kediri

shares

Anget-anget Wedang Ronde Pasar Pahing Kediri

Melintas Jalan Cokroaminoto Kota Kediri di Pasar Pahing pada malam hari, Anda akan menemukan banyak pedagang kaki lima dengan berbagai macam jenis dangangan. Salah satunya adalah wedang ronde dan cemoe. 

Namun ternyata sebagian besar penjual adalah bukan orang Kediri adalah. Mereka kebanyakan dari Jawa Tengah. Kenapa sampai orang jawa tengah berjualan ronde di Kediri? Karena gaya hidup orang-orang Kediri bersifat konsumtif dan suka camilan.Selain Ronde ada tempe bacem sebagai hidangan pendamping dan kadang ada sate usus dan sate telur puyuh.

Untuk satu porsi ronde, Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp3rb sampai Rp5rb saja. Dan untuk tempe bacem, cukup satu lembar Kapitan Pattimura saja.

Ada perbedaan antara penjual ronde asli Kediri dan Jawa Tengah, walaupun sama-sama menggunakan lampu teplok. Jika pedagang asli Kediri gerobaknya berwarna cerah, dan rata-rata kuning, sementara pedagang dari Jawa Tengah berwarna cokelat. Hidangan ronde dan camilannya ini sangat cocok untuk melawan hawa dingin yang akhir-akhir ini melanda sebagian besar wilayah Indonesia. 

Related Posts

0 komentar:

Post a Comment