Showing posts with label Urban Travel. Show all posts
Showing posts with label Urban Travel. Show all posts

Melawan Dingin dengan Mandi Air Panas di Cangar

Melawan Dingin dengan Mandi Air Panas di Cangar

Terletak di dalam Taman Hutan Rakyat atau yang lebih dikenal dengan Tahura, jalur alternatif Batu menuju Malang melalui Pacet, tepatnya terletak di desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Untuk mencapai tempat ini, Japulers harus menggunakan kendaraan pribadi, karena tidak ada angkutan umum. Selama perjalanan panjang ini, pengunjung akan disuguhi oleh pemandangan pohon - pohon hijau yang berbuah apel, jeruk, jambu sampai tanaman sayuran di pinggir - pinggir jalanan Taman Hutan Rakyat ini.
Baca Juga Kuliner di Malang
Sesampainya di mata air panas Cangar, ada 3 kolam utama dengan tempat berbeda - berbeda. Lokasi kolam renang pertama ada 2 kolam renang dewasa dan anak-anak, kolam dewasa besar dan dalam, sedangkan untuk anak-anak kecil dangkal dan aman. Lokasi kolam kedua adalah kolam dengan air panas, diharapkan pengunjung untuk menyesuaikan diri dengan suhu air panas yang ada disini sehingga saat berendam. Lokasi kolam renang ketiga adalah kolam renang yang disediakan untuk anak-anak yang berdekatan dengan taman bermain. Semua air panas di sini adalah aliran air panas murni dari Gunung Welirang.

Tidak perlu khawatir tentang makanan dan minuman karena di sekitar mata air Cangar ada warung makanan yang menyediakan makan siang atau makanan ringan, serta kios menjual souvenir khas Batu. Bisa juga membeli apel terkenal di sini. Selain mandi di pemandian air panas, wisatawan dapat melihat banyak hewan di sekitar pohon di luar area kamar mandi ini. Beberapa di antaranya adalah burung dan monyet liar yang masih dilindungi oleh pemerintah setempat. Silakan kunjungi musim panas Cangar ini untuk menenangkan pikiran, menghilangkan stres, dan menikmati kebersamaan keluarga Anda di sini.

Balungan Pecok, Usir Hawa Dingin Dengan Pedas

Balungan Pecok Usir Hawa Dingin Dengan Pedas

"Balungan" atau tulang-belulang sapi banyak digunakan untuk berbagai hidangan. Meski daging di balungan hanya tersisa sedikit, tetapi ternyata banyak orang yang suka balungan.

Di Kediri, ada menu balungan yang bisa dijadikan referensi kuliner. Adalah BACOK alias balungan pecok. Masakan ini bisa menjadi menu yang menarik untuk mengusir hawa dingin yang sedang melanda Indonesia. Ada banyak pilihan, ada tulang rusuk dan tulang belakang.

Sari Priti Bastiwi, manajer bisnis, mengatakan bisnis itu awalnya tidak disengaja. Dia memang suka dengan balungan sapi, dan tiba-tiba saja muncul ide untuk membisniskannya. Dia kemudian mencoba mencari rekan kerja dan merujuk ke menu yang dimasak panas pedas. Sampai saat itu, ia dan teman-temannya berhasil menemukan paduan bumbu yang yang lezat.



Cara memasak skengkel atau kaki sapi, juga iga. Skengkel atau kaki sapi yang telah dipotong menjadi dua bagian dicuci dan dimasak hingga sekitar tiga jam agar daging matang sempurna. Posisi memasak juga harus dipertimbangkan, karena ada sumsum yang juga merupakan daya tarik utama dari olahan ini.

Bisnis kuliner ini sudah ada sejak Mei 2016. Namun, hidangan ini sangat populer di kalangan banyak orang. Setiap hari, di toko ini tidak pernah sepi pembeli. Banyak yang datang ke toko untuk menikmati hangatnya balungan pedas bersama keluarga dan rekan kerja.



Harga seporsi balungan pedas antara Rp25rb-Rp35rb tergantung pilihan menu dan porsinya. Beberapa pembeli mengatakan rasa ini sangat unik. Rasa segar kuah, dicampur dengan pedas, dipadukan dengan santan yang nikmat. Selain itu, sensasi menghirup sumsum dari dalam skengkel juga enak.

Berminat mengusir hawa dingin dengan balungan pedas? mampir saja langsung ke Jl. Pahlawan Kusuma Bangsa No.27, Banjaran, Kec. Kota Kediri, Kediri, Jawa Timur 64129. Dekat Taman Makam Pahlawan. 

Dung...Du...Du...Du, Du...Du...Du...Dung, Bubur Ayam Mang Dudung

Dung Du Du Du, Du Du Du Dung, Bubur Ayam Mang Dudung

Kelaparan tengah malam di Surabaya? Bikin santai aja. Ada banyak pilihan makanan enak. Bubur Ayam Mang Dudung adalah salah satu dari sekian banyak kuliner tengah malam yang siap memanjakan perut warga Surabaya atau para wisatawan.

Bubur Ayam Mang Dudung di Surabaya memang unik. Biasanya, bubur ayam adalah hidangan yang dimakan di pagi hari. Namun, lain halnya dengan bubur ayam yang lezat ini. Gerai bubur sederhana ini buka hanya pada tengah malam. Meski begitu, suasana di tempat ini tidak pernah sepi dari pengunjung.

Pertama kali pengunjung di sini akan dibuat kagum oleh orang banyak. Bahkan, tidak sedikit yang menyebut suasana ramai di warung pinggir jalan ini seperti kamp pengungsian. Semua orang datang ke tempat ini karena tertarik dengan kelezatan semangkuk bubur ayam.

Sama seperti warung pinggir jalan lainnya, di sini Anda tidak akan mendapatkan layanan khusus. Hanya ada jumlah kursi yang terbatas. Kebanyakan, pengunjung yang datang ke pedagang kaki lima ini memilih untuk makan bubur di trotoar.

Bubur ayam yang bisa didapat akan dijamin kelezatannya. Apalagi jika bubur yang dicicipi adalah Bubur Ayam Mang Dudung Spesyel. Bubur ini memiliki tekstur encer dengan berbagai toping, termasuk di antaranya adalah telur mentah, abon daging, bawang goreng, dan ayam dan jerohan.

Sebagai teman makan bubur ayam, para pengunjung juga bisa mendapatkan camilan lainnya. Camilan ini antara lain telur burung puyuh, usus ayam, dan lainnya. Untuk harganya, harganya murah. bubur ayam biasa, tanpa ayam jerohan, dipatok dengan Rp10 ribu. Sementara untuk bubur ayam spesial, bisa dinikmati dengan uang Rp15 ribu.

Bubur Ayam Mang Dudung memiliki lokasi yang sangat strategis dan mudah ditemukan. Bubur ini terletak di daerah Kedungdoro. Cara menemukannya gampang, warung ini adalah warung pinggir jalan. Ada spanduk besar bertuliskan nama kios. Yang paling penting, tempat ini selalu ramai pengunjung.

Warna-Warni Kampung Jodhipan, Malang

Warna-Warni Kampung Jodhipan, Malang

Ampun, seolah tak habis akan wisatanya, Malang selalu punya daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung kesana. Kampung Warna-Warni Jodhipan merupakan salah satu wisata urban yang unik dan menarik. 
Makan Dulu di 8 Kuliner Legendaris Di Malang

Jodhipan dulu dikenal sebagai kampung yang kumuh dan bahkan orang tak mau mengunjunginya sama sekali. Namun kini Jodhipan telah bersolek indah nan cantik dengan warna-warni dindingnya. Spot-spot fotografi yang instagramable banyak terdapat disini. 

Ide awalnya adalah dari Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang, yang masuk dalam Komunitas Guyspro. Koordinatornya, Nabila Firda mengatakan bahwa ide ini muncul ketika melihat Kampung Jodhipan dari atas jembatan brantas memiliki view yang menarik, hanya saja penampilannya yang kotor dan kumuh menjadikannya tak enak dipandang. 


Dari ide tersebut, dibuatlah proyek yang di sponsori oleh Indana Paint dan dikerjakan langsung oleh seniman dan 30 orang tukang cat. Bergotong-royong bersama warga dan TNI AU, mengecat dinding dan atap rumah yang ada di Kampung Jodhipan ini. 

Akses menuju Kampung Jodhipan ini mudah kok. Berada dekat dengan Stasiun Kota Malang, Japulers bisa langsung menuju kesana dengan Ojek Online atau becak, tinggal googling aja lokasinya. Atau Japulers ingin menikmati angkot bisa juga. Ambil angkot ABG, AJG, AMG, atau MT.  
Tiket masuk? Ngga perlu mahal Japulers, bawa saja uang Rp10.000 udah dapat kembalian. Uniknya, tiket masuk ke Kampung Jodhipan berupa stiker yang bisa ditempel dimana saja, sekalian buat kenang-kenangan. 

Piye? Pengen to? Murah meriah dan gampang aksesnya. Ayo ke malang

Bosan Pergi Liburan Naik Kereta Kelas Ekonomi Terus? Ini 4 Pilihan Kelas Lainnya

Bosan Pergi Liburan Naik Kereta Kelas Ekonomi Terus? Ini 4 Pilihan Kelas Lainnya

Kereta Api memang menjadi idola moda transportasi darat di Indonesia. Murah dan selalu tersedia menjadi daya tarik utama Kereta Api ini. Namun demikian, peminat moda transportasi ini tak hanya travelers yang berkantong cekak saja. 

Mulai Selasa (12/6/2018) PT KAI membagi subkelas pelayanannya menjadi 5. Berikut adalah penjelasan perbedaan fasilitas yang ada:

1. Ekonomi

Berbagi dengan 105 penumpang lainnya dalam satu gerbong, Kereta Ekonomi KAI dilengkapi dengan bangku yang tegak lurus, colokan listrik, dan tidak ketinggalan AC. Jumlah penumpang yang banyak mengharuskan PT KAI menyusun bangku dengan formasi 3-2 dalam satu barisan, dan bangku yang dilapisi busa yang agak tipis. 
Direktur Jenderal Perkeretaapian menyapa penumpang KA Brantas Lebaran, guna memastikan seluruh pemudik jasa layanan memperoleh layanan terbaik serta memastikan selamat sampai tujuan ~ twitter @perkeretaapian

2. Bisnis

Kereta Api Ranggajati
Kereta Bisnis memiliki kapasitas penumpang yang lebih sedikit daripada Kereta Ekonomi. Satu gerbong kereta diisi 64 bangku saja, sehingga jarak kaki lebih lapang. Dengan Formasi tempat duduk 2-2, kereta bisnis memberikan kenyamanan yang lebih kepada penumpangnya. 
Baca Juga (New) Bandara Ahmad Yani Semarang, Keren Abis

3. Eksekutif

Susunan bangku kereta api Gajayana

Kereta eksekutif memiliki bangku yang lebih sedikit lagi, yaitu hanya 50 bangku tiap gerbongnya. Model bangku yang bisa di rebahkan dan memiliki jarak antar bangku yang luas menjadi layanan utamanya. Dilengkapi dengan bantal, selimut, televisi per kereta. 

4. Prioritas


Agustus 2017, PT KAI meluncurkan priority class train. Dengan fasilitas yang lebih mewah dari Kereta Eksekutif. Fasilitas di subkelas ini dapat dinikmati tiap bangku. Seperti Audio Video On Demand (AVOD) di setiap tempat duduk penumpang, lalu makanan ala carte. 

Desain kereta juga memiliki perbedaan yang mencolok dengan subkelas lainnya. Dominasi warna coklat dan emas menunjukkan eksklusif dan elegan. Satu kereta subkelas prioritas dapat memuat 28 penumpang. Kursinya menyerupai kursi pesawat dengan tumpuan kaki dan dapat direbahkan dengan tuas.

5. Sleeper


PT KAI semakin memanjakan penumpangnya dengan meluncurkan subkelas luxury, yaitu sleeper train. Perbedaan mencolok pada kelas ini adalah bangku yang memiliki partisi sehingga memberikan privasi bagi penumpangnya. Bangku yang dapat ditebahkan hingga 150 derajat dengan tombol otomatis sehingga penumpang dapat berbaring dengan nyaman layaknya ditempat tidur. 

Fasilitas televisi 12 inci dengan layar sentuh dan earphone, colokan listrik dan USB charger, juga dua kali makan selama perjalanan, minuman, dan kudapan. 


Jadi bagaimana japulers, bosen naik KA ekonomi? mau nyoba yang lain?

(New) Terminal Terapung Bandara Ahmad Yani, Semarang. Keren Abis

(New) Terminal Terapung Bandara Ahmad Yani, Semarang 

Foto Presiden Jokowi yang viral sedang membonceng dirinya sendiri di (New) Bandara Ahmad Yani Semarang seolah menjadi promosi tersendiri bagi bandara yang ada di Semarang ini. Resmi beroperasi pada Kamis 7 Juni 2018, terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang mampu menampung 6,9 Juta penumpang setiap tahunnya. Sangat jauh dari terminal lama, hanya 800 ribu penumpang saja. Apron bandara pun sekarang mampu menampung hingga 12 pesawat. 
dikutip dari instagram milik mas @agushartomo
Seiring dengan bertambahnya kapasitas penumpang, konter chek-in pun bertambah menjadi 30 buah. 8 eksalator, 8 elevator, 2 travelator, dan 3 buah garbarata tersedia bagi pengguna Bandara Ahmad Yani Semarang. Gedung parkir kendaraan pun tak luput dari pengembangan, tak kurang dari 1200 buah kendaraan. 
Baca 11 Tempat Instagramable di Semarang
dikutip dari instagram milik mas @agushartomo
Seperti keterangan yang dikutip dari tweet dari mas @agushartomo Dengan konsep Eco-Green, bandara ini berdiri diatas air dan dikelilingi kolam dengan 24 ribu bibit mangrove ditanam di sekitar bandara Ahmad Yani, membuat bandara ini instagramable banget. 
dikutip dari instagram milik mas @agushartomo
Jadi, kalau travelers pergi ke Semarang, jangan lupa mampir dan posting di IG kalian, Bandara Semarang udah keren.

Mudik Harus Asik, Ini Nih Rekomendasi 11 Tempat yang Instagramable di Semarang

11 Tempat yang Instagramable di Semarang

Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini orang tidak bisa lepas dari Instagram. Warganet paling senang berbagi foto atau video pendek tentang perjalanan mereka. Berlomba untuk mendapatkan view dan like sebanyak mungkin. 

Namun untuk mendapatkan ratusan bahkan ribuan like di Instagram tak hanya dari lokasi yang instagramable saja, namun dari seni pengambilan gambar dan sudutnya juga. Bagi travelers yang akan melakukan perjalanan menuju Semarang dan sekitarnya, bisa mengunjungi tempat-tempat yang Instagramable di Semarang berikut.


1. Brown Canyon Semarang


Di Indonesia, Brown Canyon itu adalah sebuah bekas penambangan tanah di Meteseh, Tembalang, Semarang. Lokasi ini menjadi salah satu lokasi wisata yang populer di Semarang dan dianggap mirip dengan Grand Canyon di Amerika Serikat. 

2. Kebun Teh Medini

Berada di utara Gunung Ungaran, terletak di ketinggian 2050 meter di atas permukaan laut, Kebun Teh Medini tepatnya di Desa Ngesrepbalong, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Kebun teh dengan luas sekitar 386,82 hektar dan sudah ada sejak zaman kolonial Belanda, tepatnya tahun 1901.

Udara yang sejuk cenderung dingin menjadi pelarian bari warga semarang yang bosan dengan panasnya Semarang. View yang indah dan instagramable juga menjadi daya tarik utamanya. 

3. Benteng Pendhem atau Benteng Williem I 

Berada di Ambarawa, Benteng WIllem I atau lebih dikenal dengan Benteng Pendem, menyimpan sejuta cerita mistis dibalik ke eksotisannya. Tapi tidak kalah cantik untuk dipajang di IG travelers. 

4. Lawang Sewu

Siapa yang tak kenal Lawang Sewu. Berbagai acara televisi di Tanah Air sudah sering meliputnya. Keindahanya bak tiada dua. Jendela berukuran raksasa yang lebih mirip pintu membuatnya unik dan sangat cocok jika di upload ke instagram. 


Lawang Sewu adalah gedung tua bersejarah di Indonesia yang berlokasi di Kota Semarang, Jawa Tengah. Gedung ini, dulunya dipakai sebagai kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Terletak di bundaran Tugu Muda.

5. Klenteng Sam Po Kong

Jika Travelers pernah mendengar Laksamana Cheng Ho, maka ini adalah salah satu tempat persinggahan beliau. Dulunya, kelenteng ini adalah adalah sebuah Goa Batu yang dipercaya sebagai tempat awal mendarat dan markas Laksamana Cheng Ho beserta anak buahnya ketika mengunjungi Pulau Jawa di tahun 1400-an. Goa Aslinya tertutup longsor pada tahun 1700-an, kemudian dibangun kembali oleh penduduk setempat sebagai penghormatan kepada Cheng Ho.

6. Kawasan Kota Lama 

Gak berlebihan kiranya kalau Kota Lama Semarang dapat julukan Kota 1000 posting Instagram. Berbagai sudut Kota Lama Semarang bisa kamu eksplorasi untuk pengambilan gambar. Postingan mengenai kota lama pun ngga akan pernah habis. Kecantikan masa lalu yang dipadu dengan teknik fotografi yang mumpuni akan menjadikannya tempat paling instagramable di semarang.

7. Taman Maerokoco

Puri Maerokoco atau sering disebut Taman Mini Jawa Tengah Indah adalah sebuah objek wisata yang berada di Jalan Yos Sudarso Semarang kurang lebih 5 Km dari Tugu Muda, adalah salah satu bagian taman dari kawasan PRPP (Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan) Jawa Tengah. Sebagai taman mini Jawa Tengah yang merangkum semua rumah ada yang disebut dengan anjungan dari 35 kabupaten dan kota yang ada di Jawa Tengah. Di dalam rumah-rumah tersebut digelar hasil–hasil industri dan kerajinan yang diproduksi oleh masing–masing daerah. Selain menampilkan rumah– rumah adat, objek wisata ini dilengkapi dengan fasilitas rekreasi air seperti, sepeda air, perahu, juga kereta bagi pengunjung. Dibuka untuk umum dari jam 08.00 sampai 18.00. Dapat dijangkau dengan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi.

8. Pantai Cipta

Lokasi pantai ini memang bersandingan dengan Pantai Baruna, namun pintu masuk ke pantai ini berada di jalur yang berbeda. Travelers bisa masuk ke Pantai Cipta dengan melewati terminal peti kemas di dekat pelabuhan Tanjung Mas. 

Yang menarik dari pantai ini selain bisa melihat pemandangan kapal peti kemas berlalu lalang, wisatawan yang berkunjung menjelang magrib juga akan disuguhi pemandangan matahari terbenam yang menawan. Maka buat penghobi fotografi saangat cocok untuk berkunjung ke Pantai Cipta

9. Wisata Gumuk Reco, Sepakung

Travelers dapat menikmati indahnya pemandangan lereng Gunung Telomoyo. Atau, travelers dapat mencoba wahana “ayunan langit” Gumuk Reco. Selain ayunan langit, wisatawan dapat melakukan swafoto dengan spot foto menarik yang sudah disediakan oleh pengelola tempat wisata Gumuk Reco.

10. Masjid Agung Jawa Tengah

Terletak di Kota Semarang, Masjid Agung Jawa Tengah mulai dibangun pada tahun 2001 dan selesai pada 2006. Masjid ini berdiri di atas lahan 10 hektare. Masjid Agung diresmikan oleh Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 14 November 2006. Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) merupakan masjid provinsi bagi provinsi Jawa Tengah. 

Masjid Agung Jawa Tengah dibangun dalam gaya arsitektural campuran Jawa, Islam dan Romawi. Pilar-pilar bergaya koloseum Athena di Romawi dihiasi kaligrafi kaligrafi yang indah, menyimbolkan 25 Nabi dan Rosul, di gerbang ditulis dua kalimat syahadat, pada bidang datar tertulis huruf Arab Melayu “Sucining Guno Gapuraning Gusti“.

11. Rawa Pening

Kata “pening” pada dasarnya berasal dari kata “bening”, karena memang danau ini memiliki air yang sangat jernih.
Saking luasnya, danau rawa pening meliputi 4 kecamatan, yaitu: Ambarawa, Bawen, Tuntang, dan Banyubiru yang berada di cekungan terendah lereng Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, dan Gunung Ungaran.

Jadi, ngga perlu pusing kan kalau mudik ke Semarang, Travelers bisa pamer keindahan Semarang lewat Instagram kalian.