Showing posts with label Sungai dan Danau. Show all posts
Showing posts with label Sungai dan Danau. Show all posts

Cunca Wulang, Pesaing Green Canyon dari Tanah Flores

Cunca Wulang, Pesaing Green Canyon dari Tanah Flores

Semua indah di Flores. Dari pantai, dunia bawah laut, budaya, ke air terjun. Air Terjun Cunca Wulang memiliki air jernih yang jernih, tidak ada dua .

Curug Cunca Wulang terletak di Desa Wersawe, Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Jika dijumlahkan, jaraknya sekitar 30 km dari Labuan Bajo. Air terjun ini terletak di antara Labuan Bajo dan Ruteng.

Ada banyak cara untuk mencapai air terjun ini, mulai dari mengendarai mobil, hingga naik sepeda motor. Pilih yang mana saja. Yang perlu diingat, jalan menuju air terjun ini cukup menantang karena berliku dan banyak dilalui oleh kendaraan besar.

Untuk mencapai air terjun ini, pengunjung diminta untuk menggunakan layanan pemandu lokal. Karena rute menuju ke hutan dan melewati jalan setapak sesudahnya. Meski cukup mudah, rute ini cukup melelahkan, hayo sekalian cari keringat. 

Setelah menembus hutan selama 45 menit, akhirnya sampai di area air terjun. Japul jamin, Japulers tidak akan menyesal berkeringat dan lelah selama hampir satu jam. Amazing view.

Air terjun yang meluncur di antara bebatuan besar menghasilkan suara yang khas dari kesibukan. Airnya sangat jernih toska sangat indah.

Salah satu yang tidak boleh dilewatkan ketika Japulers sampai di sini adalah mencoba melompat dari ketinggian. Ada batu setinggi 4 meter yang bisa menjadi lompatan. Byur, air tawar disergap sambil melompat ke dalamnya.

Hujan Abadi Madakaripura


Halo sobat Japulers, pernah merasakan hujan sepanjang tahun ? Pasti enggak lah ya, pasti juga susah banget. Tetapi itu benar nyata di Probolinggo, yup sekitar 15 km utara Bromo ada Air Terjun Madakaripura yang menawarkan hujan abadi. So, Ke Bromo, Jangan Pulang sebelum hujan - hujan. 

Biasanya setelah berdebu - debu seperti di Lautan Pasir Tengger sangat pas untuk maen air hujan, ya itu bisa dilakukan di sini dan searah jalan pulang menuju Surabaya atau Malang via Tongas. Dari Cemoro Kandang arahkan kendaraanmu ke Sukapura, sampai di pertigaan Monumen Roro Anteng - Joko Seger pilih kiri dan ikuti jalan sampai pertigaan Pasar Lumbang, dah tinggal belok kiri ikuti jalan sejauh lima kilometer, Japulers akan sampai di Gerbang Hujan Abadi.



Beberapa meter dari gerbang, Japulers akan menemukan patung Gajahmada dalam posisi sila yang berati petualangan dimulai. Japulers perlu jalan sejauh 500 meter di bantaran sungai yang sudah ditata bagus, dulu kita harus susur sungai loh alias nyemplung di sungainya. Selain itu mulai dari sini siapkan payungmu, bisa buat foto-foto syantik dulu.


Jalan 500 meter tak akan berasa karena hijaunya tebing kiri kanan dengan berbagai jenis ponon membentuk hutan heterogen ala jawa yang menyejukan mata. Belum lagi diiringi suara burung dan deburan air sungai serasa makin syahdu.


Pelan tapi pasti sleret putih mulai kelihatan, yup itu penampakan. Eits itu penampakan air terjun utama Madakaripura setinggi 153 meter sekaligus menjadi air terjun tertinggi kedua di Jatim setelah Air Terjun Tretes Jombang. 

Ok Guys, This.... Madakaripura ! Siapkan Camera dengan pelindung anti airmu !! Siap Basah ya ?? Kita hujan - hujan.


Madakaripura tergolong wisata populer jadi jangan kaget banyak yang ke sini apalagi saat musim kemarau, karena wisata ini sangat apik di musim kemarau. Kenapa ? Air-nya memiliki debit yang pas dan jernih, saat penghujan debit air akan terlalu besar dan berwarna coklat lebih parah sering ditutup demi keamanan. So bagiamapun buatlah seolah kamu sendiri kayak aku hehe...


Model tebing di sini membentuk huruf U , dimana air terjun utama berada diujung, sedang tebing berhadapan juga mengeluarkan air yang lebih kecil debitnya dan dari sini lah hujan abadi itu turun.



Jika cuaca mulai mendung, Japulers harus segera turun jangan berlama-lama karena debit air sangat cepat berubah. Dan segera keluar dari area U tadi. Agar tidak hanyut terbawa air bah. Tau kan kalau tergenang kenangan mantan itu sudah pedih, apalagi hanyut di air bah.


Air Terjun Utama didampingi oleh air terjun pendamping yang debitnya lebih kecil. Gile gan, air terjun aja ada pendamping, agar enggak kesindir bawa pasangan bro ke sini. Saat di area Air Terjun Utama menengoklah ke atas, kau seperti diawasi oleh mata langit yang besar.


Air Terjun Utama tentu menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung, sayang lokasinya sempit. Dan tahanlah untuk tidak berenang di Kolam yang berada tepat di bawah air terjun utama jika kau gak handal berenang atau gampang kram. TETAPI LEBIH BAIK JANGAN. Kenapa ?


Kolam di bawah air terjun utama ini sedalam sebelas meter dengan arus menggulung di bawah air. Artinya akan sangat susah untuk muncul ke permukaan kembali. So nikmati saja dengan mata, jangan menyelam.


Yup sudah sampai ujung tebing, sudah basah - basah. Saatnya pulang. Jangan lupa bawa kembali segala barang bawaan termasuk sampah dan kenangan mantan. Jangan dihanyutin, kasihan sungainya jadi kotor mantan. Hehehe.

....

Tips Ke Madakaripura : 
1. Lihatlah matahari terbit dan puasin maen di Bromo
2. Bawa Payung atau Mantel Plastik
3. Siapkan Kamera tahan air
4. Datang di Musim Kemarau
5. Jangan berenang di Kolam bawah Air Terjun Utama
6. Ikuti arahan masyarakat setempat
7. Bawa kembali segala barang bawaan termasuk sampah dan mantan hehehe

.....

Salam Japulers !

Geopark Ciletuh, Tempat Terbaik Melarikan Diri Dari Jakarta

Geopark Ciletiuh, Tempat Terbaik Melarikan Diri Dari Jakarta

Geopark Ciletuh, Palabuhanratu, secara resmi menerima gelar sebagai UNESCO Global Geopark (UGG). Itu diatur pada pertemuan Dewan Eksekutif 204 UNESCO, Komisi Program dan Hubungan Eksternal, pada Kamis (12/4) di Paris, Prancis. "Proposal itu diterima tanpa perdebatan, yang artinya semua negara menyetujui kawasan Ciletuh, Palabuhanratu, sebagai UGG," kata General Manager Badan Pengelola Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu, Dana Budiman dikutip dari Press Release, Senin (16/4/2018). . Pertimbangan UNESCO mengakui Ciletuh sebagai geopark dunia, bukan tanpa alasan. Sejak penilaiannya pada awal Agustus 2017, Ciletuh memiliki poin bagus dalam setiap kriteria standar geopark dunia.

Geopark Ciletuh juga dikelilingi oleh hamparan aluvial dengan bebatuan unik dan pemandangan yang indah. Di sisi lain, alih-alih hanaya berbukit yang dimilikinya, Ciletuh juga memiliki pantai dengan ombak yang disukai para peselancar dunia. Ombak bisa dinikmati di Cimaja Beach. Pantai ini sering dipilih sebagai lokasi kontes selancar internasional. Penilaian itu juga mencakup aspek budaya, di daerah 126.100 hektar Sunda masih sangat terasa. Geopark mencakup delapan distrik mulai dari Cisolok (Cimaja Beach) hingga Ujunggenteng (Ciemas), Sukabumi.

Tidak hanya dapat mempelajari adat dan budaya saja, di Geopark Ciletuh wisatawan juga dapat menikmati berbagai atraksi eksotis. Mulai dari keindahan air terjun Awang, Taman Kuno, bukit Panenjioan, dan banyak lainnya. Pemerintah daerah juga menyiapkan masyarakat, mulai dari pembangunan desa yang dibangun, pengembangan geo, pengembangan homestay, dan kebutuhan masyarakat lainnya. Namun, masih ada banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan pemerintah dan masyarakat setempat untuk membuatnya lebih baik, dan dikenal dunia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan ia yakin jika potensi itu akan membawa geopark ini diakui dunia, seperti Unesco Global Geopark (UGG). Menurutnya, tiga elemen utama geopark dunia telah dipenuhi oleh Ciletuh, dari geodiversity, biodiversity, dan culture diversity.

Treking di Rammang-Rammang, Kabupaten Maros

Treking di Rammang-Rammang, Kabupaten Maros

Menikmati keindahan alam Sulawesi Selatan tak lepas dari keindahan Perbukitan Karst, Rammang-Rammang di Kabupaten Maros. 40km lepas arah utara Makassar, objek wisata ini terhitung mudah dijangkau. 

Rammang yang berarti kabut dalam bahasal lokal, merupakan gugusan gunung kapur terbesar kedua di dunia setelah pegunungan kapur yang ada di Shilin, Tiongkok.
Begitu kita menjejakkan kaki di Rammang-Rammang, kita akan disuguhi pemandangan taman hutan batu. Ibarat di Jakarta kita dikelilingi gedung beton bertingkat, disini Japulers akan dikelilingi bukit-bukit karst yang menjulang tinggi. 
Dengan ratusan batuan kapur pekat hitam dan abu-abu dengan berbagai bentuk dan ukuran, disekitar perbukitan batu terdapat hamparan sawah penduduk dan di belakangnya terdapat sebuah sungai yaitu Sungai Pute. Hutan dan pepohonan lontar di sekitarnya menambah eksotis taman hutan batu di Maros ini. 
Bebatuan katst menjadi latar belakang yang kontras dengan sawah-sawah yang luas, genangan sisa rawa, dan kolam-kolam berhias tumbuhan teratai. Di sekitar Salo Pute, sungai putih, batuan yang terkikis oleh air menjadikannya ukiran-ukiran alam yang unik dan indah. 

Saat Japulers melewati rimbunan pohon, tak jarang hewan endemik asli tempat tersebut seperti burung, kera tak berekor, ayam hutan bahkan ular akan menyambut kedatangan kita.

Perpaduan antara batuan karts yang keabuan, hijaunya sawah warga, rumah-rumah panggung diatas genangan air, menjadikan perpaduan pemandangan yang sangat indah di Maros Rammang-Rammang.

Air Terjun Coban Gintung, Liburan Yang Ga Biasa di Malang

Air Terjun Coban Gintung, Liburan Yang Ga Biasa di Malang

Di tengah rimbunya pohon di dalam hutan terpencil, Air Terjun Coban Gintung begitu anggun tegak berdiri. Debit air yang cukup deras memberikan kedamaian hati yang sudah bosan dengan deru suara bising kemacetan jalan raya, dan ketikan di keyboard komputer kantor. 
Terletak di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, perjalanan menuju ke Air Terjun Coban Gintung tidaklah begitu susah. Menempuh jarak sekitar 70km dari Kota Malang, japulers dapat mengikuti petunjuk arah menuju Kecamatan Turen, Lanjut ke Kecamatan Dampit, dan terakhir Kecamatan Ampelgading. 
Japulers, ketika kita mengunjungi Air Terjun Coban Gintung akan dikenai karcis masuk sebesar Rp10.000, asumsikan naik jadi Rp15.000 ya.

Japulers tidak hanya mendapatkan view air terjun saja, namun juga sebuah goa misterius, Goa Gintung. Goa ini merupakan peninggalan zaman purba. Namun jika ingin memasuki Goa Gintung, Japulers harus meminta izin dulu kepada juru kunci atau pengelola coban ini.

Lokasi Air Terjun Coban Nirwana, Di Malang Jawabanya

Lokasi Air Terjun Coban Nirwana

Malang seolah tak pernah habis menawarkan keindahan alamnya. Mulai dari Gunung, Pantai, Kuliner, hinga budaya. Satu demi satu lokasi wisata baru ditemukan di sekitar Malang. Salah satu yang terbaru adalah Coban Nirwana. 

Coban Nirwana adalah tempat wisata baru yang sedang heboh di media sosial. Air Terjun ini memiliki nama lain, penduduk setempat menyebutnya Coban Gedangan. Karena apa Japulers? Karena Lokasi Air Terjun Coban Nirwana ada di Desa Gedangan. 
Memiliki aliran air yang bertingkat dan debit air yang cukup deras dan jernih, Air Terjun Coban Nirwana menjadi jujugan wisatawan yang cukup tenar. Instagram pun ramai dengan postingan Coban Nirwana. 
Baca Juga : Arjuna Dan Puncak Ogal-Agil nya
Dengan mengambil gambar latar air terjun yang bertingkat, foto di Instagram akan tampak lebih indah dengan dua air yang menggerojok kebawah. Udara yang bersih dan air yang jernih membuat wisatawan betah berlama-lama disini.
Menuju ke Lokasi Air Terjun Coban Nirwana cukup mudah. Terletak di Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten malang, Air Terjun Coban Nirwana berada di perbatasan antara Kecamatan Gedangan dan Kecamatan Sumber Manjing Wetan, tepat di bawah jembatan pemisah dari dua kecamatan tersebut. 

Dengan menggunakan sepeda motor atau mobil, ambil arah Gadang-Bululawang-Turen-Gedok-Sumber Manjing Wetan. Sesampainya di desa Gedangan, bertanyalah kepada penduduk sekitar, karena masih belum banyak petunjuk arah menuju ke Lokasi Air Terjun Coban Nirwana. 

Sumber Sirah, Wisata Penghilang Perut Melar Setelah Lebaran

Sumber Sirah, Wisata Penghilang Perut Melar Setelah Lebaran

Perut melar kebanyakan makan opor ayam dan ketupat? Pengen kurus lagi, tapi males olahraga? Liburan lagi aja, sambil olahraga. Yak Betul, dengan liburan ke Sumber Sirah yang berlokasi di Desa Sumberjaya, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang ini bisa kembali mengecilkan lingkar perut yang membesar, serta menghilangkan penat akibat bermacet-macet ria di arus balik lebaran.
Baca Juga Pantai Kondang Merak, Malang Selatan
Sumber Sirah adalah salah satu wisata air tawar yang berada di Malang Selatan. Yang menarik dari Sumber Sirah adalah kolam atau pemandian air tawar yang terkenal akan kesegaran dan kejernihan airnya. Seperti di Umbul Ponggok atau Umbul Manten yang ada di Klaten, kalian bisa berenang disini.

Nikmati kejernihan air di Sumber Sirah, termasuk pemandangan bawah airnya. Bukan terumbu karang layaknya di lautan yang bisa kalian lihat disini. Namun airnya yang jernih menampilkan biota dan flora air tawar yang indah dan jarang kita lihat. Di dasar sumber air ini ada banyak tanaman kecil sejenis ganggang yang berwarna hijau. Tumbuhan tadi tumbuh di pasir halus dan bebatuan kecil dengan ikan yang berenang kesana kemari di antaranya. 
Jika ingin pergi libruan ke Sumber Sirah, sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi. Tidak ada kendaraan umum yang menuju ke Sumber Sirah. Atau, kalian bisa menyewa sepeda motor dari Malang. Dari arah malang, kalian bisa berkendara menuju ke selatan arah bululawang setelah itu lanjut menuju arah pabrik gula krebet dengan mengambil arah lurus. Dari sana nanti kalian akan menemui pabrik pioneer.
Setelah beberapa saat melewati pabrik pioneer tengoklah ke kanan jalan, ada dua pertigaan yang akan kalian lalui. Pertigaan pertama, lewati saja dan setelahnya lagi adalah pertigaan ke dua. Beloklah ke kanan pada pertigaan kedua, Wisata Sumber Sirah tak Jauh dari situ. Atau ikuti google maps berikut Sumber Sirah